gedung bri ditutup karena coronavirus

Mengejutkan! Gedung BRI ditutup dengan dugaan coronavirus

Mengejutkan! Gedung BRI ditutup dengan dugaan coronavirus. Penyebaran Coronavirus diduga sudah mulai masuk ke Jakarta, Indonesia. Hari ini, terdapat informasi bahwa satu karyawan Huawei yang terjangkit virus nCoV (corona virus) berkantor di Gedung BRI, Jakarta. PT BRI (Persero), setelah mendengar adanya ada informasi dugaan salah satu karyawan yang bekerja di Gedung BRI terjangkit Coronavirus, langsung melakukan sistem pengendalian risiko dengan melakukan isolasi gedung.

Gedung BRI ditutup dengan dugaan coronavirus

Gedung BRI II di kawasan Bendungan Hilir dikabarkan diisolasi karena seorang pegawai di sana diduga terjangkit virus yang berasal dari Cina tersebut.

Informasi awal yang diterima, isolasi dilakukan lantaran seorang pegawai perusahaan Huawei Tech Investment yang bekerja di gedung BRI II diduga terjangkit virus tersebut. Pegawai tersebut dikabarkan baru saja kembali dari perjalanan ke Cina.

Berita ini dibenarkan oleh salah seorang pekerja lain yang berkantor di Gedung BRI II. Melalui pesan singkat, dia mengaku tak bisa keluar karena gedung BRI II ditutup.

“Iya, kabarnya gedung BRI ditutup, diisolasi. Makanya enggak boleh keluar kantor dulu saat ini. Stay di ruangan masing-masing,” ujar si pegawai yang tak mau dibuka identitasnya tersebut.

Saat ini penghuni gedung perkantoran tersebut telah dibagikan masker. Si karyawan juga mengaku suasana saat ini cukup mencekam. “Jujur, saya sih panik,” ujarnya.

Gerak Cepat BRI dalam melakukan pengendalian risiko

Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo BRI tengah melakukan investigasi terhadap dugaan adanya salah satu karyawan Huawei Indonesia yang berkantor di Gedung tersebut.

“Pekerja Huawei yang demam telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis serta diagnosa kebenaran terkena Virus Corona,” jelas dia dalam keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).


Update:

PT Huawei Tech Investment membenarkan bahwa karyawan dari Cina yang mengunjungi kantor Huawei di Gedung BRI tersebut mengalami demam. Namun pihaknya segera membawa karyawan itu ke rumah sakit Siloam.

“Kami dengan tanggap telah mengantarkan karyawan tersebut segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit,” ujar pihak Huawei.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) juga membenarkan konfirmasi bahwa karyawan tersebut bukan terjangkit coronavirus. Namun ketanggapan kedua perusahaan dalam mengedepankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja karyawan patut diacungi jempol.

Komentar