perilaku hidup bersih sehat

Indonesia Darurat Perilaku Hidup Bersih Sehat

Indonesia, khususnya Pacitan-Jawa Timur, sedang dilanda wabah penyakit Hepatitis A sejak awal Juni 2019. Dikutip dari laman CNN Indonesia, sampai 1 Juli 2019 jumlah penderita Hepatitis A sudah menyentuh angka 957 orang. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pun telah menaikkan status wabah ini menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Adanya wabah penyakit hepatitis A dapat memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan ekonomi dan sosial di masyarakat. Sebab, penderitanya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih hingga dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Hepatitis A merupakan penyakit hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis A (HAV) dan berisiko sakit ringan hingga kematian. Penyakit ini berkaitan erat dengan sanitasi lingkungan dan kebersihan diri. Penularan HAV dapat terjadi melalui konsumsi makanan atau air yang terkontaminasi, maupun melalui kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

perilaku hidup bersih sehatPencegahan penularan virus hepatitis A dapat dilakukan dengan vaksinasi hepatitis A, sanitasi yang baik, keamanan pangan dan menjaga kebersihan diri. Penyebaran hepatitis A dapat dikurangi dengan pasokan air bersih yang memadai, pembuangan limbah yang benar di masyarakat, dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).

PHBS merupakan salah satu program gagasan Kementerian Kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan di masyarakat. Ada banyak cara untuk menjalani PHBS seperti konsumsi makanan bergizi, pola tidur teratur, olahraga, membuang sampah pada tempatnya, hingga mencuci tangan secara benar dan teratur menggunakan air bersih. 

source : who.int
penulis : Putri Aprila Warmy, S.Farm, Apt.