penularan coronavirus antar manusia dapat terjadi

Awas! Penularan Coronavirus antar manusia, kasus meningkat 4 kali lipat

Awas! Penularan Coronavirus antar manusia, kasus meningkat 4 kali lipat. Melonjaknya kasus coronavirus baru (2019-nCoV) yang baru dikonfirmasi menyebabkan penyakit dengan gejala seperti Pneumonia sejak hari Jumat di Wuhan, kini telah mencapai total terjangkit di Cina menjadi 198 kasus. Beberapa di antaranya tidak memiliki hubungan langsung dengan pasar daging dan makanan laut Huanan.

Pejabat kesehatan setempat mengumumkan kasus di Shenzhen pada tanggal 19 Januari 2020, kasus Cina pertama yang terjadi di luar kota Wuhan. Saat ini, diketahui bahwa penularan Coronavirus antar manusia dapat terjadi yang meningkatkan kekhawatiran akan wabah global.

Dapat terjadi penularan Coronavirus antar manusia

Peningkatan penularan diduga akan meningkat di Cina selama musim perjalanan high-season di Asia menjelang perayaan Tahun Baru Imlek mulai 25 Januari. Sementara itu, Zhong Nanshan — ahli kesehatan paru di Cina — hari ini mengkonfirmasi bahwa penularan Coronavirus antar manusia dapat terjadi. Ia juga mengkonfirmasi terjadinya penularan coronavirus antar manusia pada staf medis dan peneliti yang menangani kasus.

Sejak Senin, jam 6 malam, total 224 kasus pneumonia yang disebabkan oleh coronavirus baru ini telah dilaporkan di Cina. Dari kasus tersebut, 217 telah dikonfirmasi; dengan 198 di Wuhan, 14 di Provinsi Guangdong, dan lima di Beijing. Hingga hari ini, kematian yang dikaitkan dengan wabah 2019 novel Coronavirus ini adalah sebanyak 6 orang.

Baca juga: Wabah pneumonia Cina: Anjuran WHO terkait perjalanan internasional

Hanya lima hari lalu saja, pejabat Wuhan mengatakan wabah itu terbatas pada 45 kasus. Lonjakan angka ini berarti bahwa penyakit ini telah memasuki fase baru dan penularan Coronavirus antar manusia meningkatkan kekhawatiran akan potensi terjadinya wabah global.

Di luar Cina, satu kasus telah dikonfirmasi di Jepang, dua di Thailand, dan satu di Republik Korea.

Apa yang sudah diketahui mengenai penyakit ini?

Berdasarkan sumber dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengenai penyakit pneumonia karena coronavirus ini, berikut fakta-fakta yang sudah diketahui:

  • 2019-nCoV (2019 novel Coronavirus), sebagaimana telah diberi label, dipahami sebagai jenis baru coronavirus yang sebelumnya belum diidentifikasi pada manusia.
  • Coronavirus adalah keluarga besar dari virus, tetapi hanya enam (yang baru akan membuatnya tujuh) diketahui menginfeksi manusia. Empat jenis menyebabkan common cold atau selesma, satu jenis penyebab Sindrom Akut Pernapasan Atas (Severe acute respiratory syndrome; SARS), satu jenis penyebab Sindrom Pernapasan Timur Tengah (Middle Eastern Respiratory Syndrome; MERS-CoV), dan yang ketujuh dilabeli sebagai 2019-nCoV (2019 novel Coronavirus);
  • Para ilmuwan percaya bahwa sumber penularan dari daging hewan adalah “sumber utama yang paling mungkin” tetapi beberapa penularan dari manusia ke manusia telah terjadi. Termasuk penularan kepada petugas kesehatan.
  • Tanda-tanda infeksi termasuk gejala pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas
  • Warga setempat dan wisatawan disarankan untuk menghindari kontak “tanpa perlindungan” dengan hewan hidup, memasak daging dan telur dengan saksama, serta menghindari kontak dekat dengan siapa pun yang menunjukkan gejala batuk, pilek dan demam.

(AN)

Komentar