peran perempuan dalam kesehatan masyarakat

Peran Perempuan dan Ibu Bangsa dalam Kesehatan Masyarakat

Peran serta perempuan Indonesia dalam masyarakat tentu tidak dapat diragukan lagi. Jangankan hanya sebatas pada tingkat lingkungan tinggal, ketika perempuan menggabungkan suara, gemuruh demokrasi pun dapat terjadi.

Gerakan perempuan di Indonesia tentunya sudah memberikan bukti nyata dari masa ke masa, dan telah membawa banyak perubahan bagi emansipasi dan dampak positif lainnya bagi perempuan Indonesia. Perempuan Indonesia mempunyai kekuatan dan peran yang luar biasa besarnya dalam struktur sosial negara. Tentunya, dampak kekuatan suara perempuan Indonesia – atau menurut Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto, Ibu Bangsa – mempunyai potensi untuk memimpin negara Republik Indonesia tercinta ini agar lebih maju dalam aspek lain, misalnya dalam kegiatan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut sudah kami buktikan sendiri di tahun 2018. Ketika seorang Ibu Rumah Tangga di bilangan Jakarta Selatan – bernama Fika Sumbogo – secara proaktif berhasil untuk membantu menyelenggarakan kegiatan vaksinasi di lingkungannya sebagai tindakan pencegahan penyakit Difteri, tak lama setelah maraknya kasus wabah Difteri di Indonesia. Kegiatan ini melibatkan tim dokter dari Vaxcorp Indonesia yang memberikan pelayanan vaksinasi Difteri hingga sekitar 300 dosis untuk tetangga, kerabat, dan keluarga Ibu Fika Sumbogo – yang sebagian di antaranya juga melakukan vaksinasi Influenza.

Fika Sumbogo

Keberhasilan kegiatan imunisasi serentak yang diselenggarakan oleh Vaxcorp Indonesia dan Ibu Fika Sumbogo tersebut menjadi contoh yang patut diteruskan. “Apabila peran serta Perempuan dan Ibu Rumah Tangga dapat diarahkan untuk kegiatan positif yang membangun, saya rasa akan berdampak sangat positif dalam membangun kesehatan dalam setiap komunitas rukun warga,” ujar Fredrick Yapvian, salah seorang pendiri Vaxcorp Indonesia.

Mewujudkan visi bangsa Indonesia yang sehat dan sejahtera tentunya bukan hanya tugas dokter, tenaga medis, ataupun pemerintah. Namun, justru peran paling penting terwujudnya kesehatan masyarakat berada di tangan setiap warga negara. Peran perempuan dan ibu bangsa memiliki kekuatan yang sangat besar dalam mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Tidak peduli seberapa besar upaya yang dilakukan oleh tenaga medis bersama dengan pemerintah, pun seberapa banyak dana yang dialokasikan untuk anggaran kesehatan. Apabila masyarakat masih bersikap tidak acuh terhadap kebersihan dan kesehatan diri maupun lingkungan, maka dapat dipastikan bahwa seluruh upaya tersebut akan menjadi sia-sia. Tanpa warga yang peduli dan proaktif dalam menerapkan prinsip-prinsip kesehatan, akan sulit untuk mencapai perubahan kualitas kesehatan yang signifikan. Sebab tenaga medis maupun pemerintah tidak akan mampu memadamkan kebakaran hutan hanya dengan bermodalkan segayung air.

Penulis: dr. Nadim
Editor: Dwica Novianti