Simposium Influenza IIF Ke-11: Vaksinasi Influenza untuk Lansia dan Petugas Kesehatan

Indonesian Influenza Foundation, hari ini (6 Juli 2019) menyelenggarakan simposium influenza ke-11. Dengan tema “Influenza Immunization: Why is it important in the Elderly and Healthcare Workers?“, materi diskusi difokuskan pada pentingnya vaksinasi influenza tahunan, terutama pada populasi lansia dan petugas kesehatan.

Simposium tersebut, yang diselenggarakan bersama Satgas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bertujuan agar praktisi medis di Indonesia dapat lebih giat untuk mengedukasi dan menerapkan pencegahan Influenza dengan cara vaksinasi.

Berdasarkan data surveilans dari LitBang Kemenkes, kasus ILI (Influenza-like Illness) dengan Influenza Positif mencapai 20-30%. Angka positif influenza tersebut lebih tinggi pada populasi lansia. ILI (Influenza-like Illness) sendiri mengacu pada semua kasus penyakit saluran pernapasan atas dengan gejala klinis yang serupa dengan influenza.

Influenza pada lansia juga seringkali meningkatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit yang cukup berat—seperti pneumonia (infeksi paru)—atau bahkan kematian. Argumen ini diperkuat dengan pertimbangan penyakit bawaan dan/atau kondisi kesehatan umum—lihat Clinical Frailty Scale—yang sudah menurun pada populasi lansia dapat meningkatkan keparahan penyakit.

Kondisi kesehatan umum populasi lansia dapat dinilai menggunakan Clinical Frailty Scale (Indeks Kelemahan Klinis)

Diskusi juga menyorot pada pentingnya bagi petugas kesehatan untuk melakukan vaksinasi influenza secara rutin. Selain untuk melindungi diri, namun juga mengurangi penularan penyakit ke pasien.

Penulis: dr. Nadim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *