vaksin influenza tidak tersedia di malaysia

Vaksin Influenza tidak tersedia di Malaysia, wabah meluas

Vaksin Influenza tidak tersedia di Malaysia, wabah terus meluas. Kasus Influenza A yang menjangkit anak sekolah dan juga dewasa terus meningkat di berbagai wilayah. Hingga 15 Januari 2020, 161 pelajar dari 77 sekolah dasar dan sekolah menengah di Penang dikonfirmasi terjangkit Influenza. Angka ini meningkat dari 142 pelajar dari 70 sekolah hanya 1 hari sebelumnya, pada tanggal 14 Januari 2020.

Jumlah pelajar yang terjangkit wabah Influenza A (H3N2) di Selangor meningkat hingga 387 pelajar, dan H1N1 sebanyak 245 pelajar, pada tanggal 15 Januari 2020. Direktur Pendidikan Selangor, Dr Mahanom Mat Sam mencatat sebanyak 127 pelajar dari 42 sekolah di kota Klang, 97 pelajar dari 38 sekolah di Petaling Perdana, 23 pelajar dari 10 sekolah di Petaling Utama, dan 53 pelajar dari 12 sekolah di Sepang.

Dr Asmayani, selaku direktur Departemen Kesehatan Penang mengatakan bahwa jumlah tersebut tidak bisa menggambarkan keseluruhan penduduk yang terinfeksi Influenza. Hal ini dikarenakan, banyak orang yang menganggap bahwa infeksi influenza merupakan hal yang biasa saja sehingga tidak melaporkannya. “Pemeriksaan suhu tubuh juga sudah dilakukan untuk semua orang yang tiba di titik masuk internasional, seperti Bandara Internasional Penang.”

Vaksin Influenza tidak tersedia di Malaysia, Indonesia menjadi solusi.

“Kurangnya ketersediaan vaksin influenza ini terutama terjadi pada awal terjadinya wabah, dan paling dirasakan di klinik dan fasilitas kesehatan swasta,” menurut Datuk Seri Dr Dzulkefly Ahmad, Menteri Kesehatan Malaysia. Meski, pada fasilitas kesehatan negara, dikatakan juga bahwa vaksin influenza telah disediakan, banyak warga Malaysia yang mencari vaksin ke negara tetangga seperti Indonesia.

Dengan vaksin influenza tidak tersedia di Malaysia, masyarakat berupaya ke negara tetangga untuk melakukan vaksinasi. Ditambah harga tiket pesawat yang cukup terjangkau, Jakarta menjadi sarana alternatif bagi warga negara Malaysia untuk mendapatkan vaksinasi Influenza.

“Beberapa hari ini, kami melayani cukup banyak keluarga dari Malaysia yang datang ke klinik Vaxcorp Indonesia untuk melakukan vaksinasi Influenza. Karena wabah influenza yang cukup berat, dan katanya vaksin influenza tidak tersedia di Malaysia, ya kita bantu.” menurut dr. Ahmad Nadim selaku pemilik. “Kejadian ini dapat dengan mudah terjadi juga di Indonesia, terutama bila melihat tren angka kejadian Influenza A memang sedang meningkat di berbagai negara di dunia belakangan ini. Risiko terjadinya pandemi tetap menjadi kekhawatiran.”

wabah influenza meningkat 2020

Vaksinasi Influenza, metode terbaik mencegah pandemi Influenza

Influenza merupakan virus yang sangat mudah bermutasi, dan sudah berulang kali terjadi wabah oleh strain ringan maupun ganas, namun hingga kini masih cenderung diremehkan sebagai penyakit ringan oleh publik. Rendahnya angka vaksinasi oleh masyarakat juga merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian penyakit, dan tentu saja terjadinya wabah.

Beban Influenza 2020Di beberapa negara, yang sudah mengalami peningkatan angka kejadian dan tingkat keparahan Influenza sejak tahun 2018 seperti Amerika Serikat, bisa dipastikan tahun 2020 ini akan menjadi yang paling berat.

Data baru dari Centre of Disease Control & Prevention (CDC), Amerika Serikat yang disiarkan pada hari Jumat memperkirakan bahwa selama musim ini, setidaknya 6.4 juta orang telah terserang flu, 55,000 orang dirawat di rumah sakit dan 2,900 orang telah meninggal – 800 kasus lebih tinggi dari perkiraan yang dilakukan seminggu sebelumnya.


Judul Artikel: Vaksin Influenza Tidak Tersedia Di Malaysia, Wabah Terus Meluas
Penulis: Salma H. California, M.Farm, Apt.

Komentar