virus corona di singapura

Terjangkit Virus Corona di Singapura dicurigai mencapai 92 orang

Terjangkit Virus Corona di Singapura dicurigai mencapai 92 orang.

Hingga hari ini, Singapura telah mengonfirmasi 4 kasus terinfeksi virus corona. Kementerian Kesehatan Singapura menambahkan bahwa hingga Minggu, 26 Januari 2020, terdapat 92 kasus yang dicurigai terinfeksi virus corona.

Dari 92 kasus yang dicurigai, 46 orang telah menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan dinyatakan negatif dari virus corona jenis baru yang berasal dari kota Wuhan, Cina Tengah. Pemeriksaan untuk 42 kasus selebihnya masih dalam proses dan belum ada pemberitaan lebih lanjut.

Kasus keempat virus corona di Singapura dikonfirmasi pada hari Minggu. Pasiennya seorang laki-laki berusia 36 tahun warga kota Wuhan. Pasien tersebut saat ini sedang menjalani perawatan dalam ruang isolasi di Rumah Sakit Umum Sengkang.

Sebelum dirawat, pasien tersebut menginap di Village Hotel Sentosa. Dirinya juga mengaku telah mengunjungi Universal Studios Singapore dan Vivocity. Selain itu, Menteri Kesehatan Singapura juga menambahkan bahwa ia melakukan perjalanan dengan transportasi umum dan taksi.

Menteri Kesehatan mengatakan bahwa risiko infeksi dari kontak transien, seperti di transportasi umum atau di tempat umum dinilai sebagai rendah. Sembilan orang yang diduga melakukan kontak dekat dengan pasien tersebut juga sudah diidentifikasi. Hingga hari Minggu, delapan orang sudah dihubungi dan saat ini sedang dalam karantina. Upaya sedang dilakukan untuk menghubungi satu orang yang tersisa.

Secara keseluruhan, 115 kontak dekat telah diidentifikasi untuk keempat kasus virus corona di Singapura yang sudah terkonfirmasi. 86 orang masih berada di Singapura, dan dari mereka 66 orang telah dihubungi dan saat ini berada dalam karantina atau diisolasi. Upaya sedang dilakukan untuk menghubungi 20 orang yang tersisa. 29 orang lainnya sudah tidak berada di Singapura.

Kontak dekat akan dikarantina selama 14 hari dari tanggal terpapar dengan pasien terinfeksi untuk melakukan observasi selama masa inkubasi. Semua orang yang sudah teridentifikasi dan diduga mempunyai risiko terinfeksi yang rendah akan tetap berada dalam “pengawasan aktif” dan akan dihubungi setiap hari untuk memantau status kesehatan mereka.


(DN)

Komentar